oleh

Gandeng Basarnas, Mahasiswa Dibekali Pengetahuan Penanggulangan Bencana

GORONTALO,(PN) – Mahasiswa jurusan keperawatan yang tergabung dalam program KKN Satuan Tugas (Satgas) kampus melaksanakan pelatihan manajemen penanggulangan bencana. Pelatihan yang dilaksanakan melalui workshop disaster preparedness menggandeng Badan SAR Nasional (Basarnas) Prov. Gorontalo sebagai narasumber.

Ns. Yuniar Mansye Soeli, M.Kep.,Sp.Kep.J. selaku dosen pembimbing mengungkapkan workshop disaster preparedness merupakan bagian dari program inti yang diangkat KKN Satgas kampus. Penanggulangan bencana sengaja diangkat karena merupakan permasalahan yang sering dihadapi masyarakat, terlebih Gorontalo termasuk daerah rawan bencana khususnya terkait bencana alam seperti banjir.

“Begitu rentannya daerah kita dengan bencana, sehingga sangat membutuhkan pengelolaan tentang bencana tersebut. Untuk melakukannya dibutuhkan peran dan keaktifan dari seluruh pihak, bukan hanya dari Basarnas saja namun juga masyarakat khususnya mahasiswa,” ungkap Yuniar.

Lihat Juga  Hubungan Pemkot dan DPRD, Begini Harapan Walikota Marten Taha

Ia berharap upaya yang dilakukan KKN Satgas melalui workshop dapat meningkatkan pemahaman masyarakat khususnya mahasiswa, terkait penanganan kesehatan dan mengatasi bencana yang terjadi sehingga dampak dari bencana tersebut dapat diminimalisir.

“Bencana bisa terjadi kapan dan dimana saja, sehinga kita harus siap menghadapinya. Olehnya diharapkan melalui program ini, diharapkan adanya pemahanan terkait penanganan kesehatan dan bagaimana mengatasi ketika bencana datang,” harapnya.

Ketua LPPM UNG Prof. Ishak Isa, M.Si, menilai pengetahuan terkait penanggulangan bencana sangat penting dimiliki masyarakat. Dengan paham manajemen penanggulangan bencana mahasiswa dapat melindungi diri dari ancaman yang terjadi akibat bencana alam.

“Ini bekal penting kalian ketika menghadapi bencana alam. Apa yang kalian peroleh dalam workshop dapat disampaikan kepada keluarga dan masyarakat agar seluruh pihak dapat berperan aktif dalam meminimalisir dampak bencana,” pungkasnya. (**)

Komentar