oleh

Perpustakaan Gelar Pemilihan Duta Baca UNG 2021

GORONTALO, (PN) – Tahapan pemilihan Duta Baca UNG 2021 resmi berakhir. Setelah melalui seleksi berkas, tahapan presentasi dan wawancara, 10 finalis Duta Baca UNG mengikuti penganugerahan pemenang yang berlangsung secara daring dan luring dengan protokol kesehatan ketat di UPT Perpustakaan (Rabu, 15/9).

Kepala UPT Perpustakaan, Dr. Ismet Sulila, M.Si menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana. “Duta Baca ini merupakan kegiatan rutin UPT Perpustakaan, alhamdulillah bisa berjalan lancar, meski sempat mengalami penundaan” kata Ismet.

Ismet menjelaskan bahwa Pemilihan Duta Baca ini bukanlah sekadar seremonial belaka, melainkan ajang untuk saling menginspirasi guna meningkatkan minat baca.

“Kami yakin semangat membaca ini dapat ditularkan lewat kegiatan-kegiatan positif, salah satunya melalui program-program menarik yang akan digagas oleh para duta baca kita” jelas Ismet.

Lihat Juga  Fakultas Ekonomi Fokus Percepat Program Guru Besar Bagi Dosen

Dalam sambutannya mewakili Rektor UNG, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Prof Karmila Machmud, PhD, menyampaikan bahwa para Duta Daca UNG diharapkan menjadi role model bagi seluruh mahasiswa di UNG.

“Semoga para Duta Baca UNG 2021 ini bisa terus memberi dampak positif bagi perkembangan kegiatan berliterasi, khususnya di kampus kita” harap Karmila.

Turut hadir dalam kegiatan ini Duta Baca Provinsi Gorontalo, Rahman Danial, SE, dan pemenang Duta Baca UNG 2019, Dyah Ayu Nuraini, bersama para finalis Duta Baca UNG 2019. Ayu berharap kegiatan ini akan menjadi media bagi para duta baca untuk menebarkan semangat berliterasi dikalangan mahasiswa, dan masyarakat pada umumnya.

Duta Baca UNG 2021 diraih oleh Nabila Khairunnisa Badoe dari Fakultas Olahraga & Kesehatan; Febriyanti Tinelo (FIS, Juara 2); Dzakiyyah Azahra Mooduto (FT, Juara 3); Ira Mahyuni Nur (MIPA, Kategori Intelegensia); Tsaniah Insanie (FT, Kategori Favorit); dan lima finalis lainnya, yaitu Fatin (FH), Putri Warsono (FIS), Ismail Yusuf (FH), Ni Nyoman Mulia Purwati (FIP) dan Nurhidayanti Wibawa (FIP).

Komentar