oleh

Kris Wartabone : Ka Teni (RG) Wajib Maju Gubernur Gorontalo

Bone Bolango, (PN) — Menariknya, dalam acara buka puasa bersama Wakil ketua DPR Rachmat Gobel  dibulan Ramadhan 1443 H, berbuah manis semanis hidangan kurma  hidangan bukber. Ternyata, PDI Perjuangan  sudah jelas arah koalisi Pilkada 2024 khususnya figur Gubernur Gorontalo nanti.

Kalau partai lain masih malu, menyatakan  terang mendorong Rachmat Gobel (RG)  untuk memimpin Gorontalo dalam waktu 2024-2029 nanti. Tak demikian bagi  moncong putih. Tegas meminta agar dirnya  maju dalam kontestasi pemilihan gubernur nanti.

Bukan tanpa alasan, seorang pejabat negara memberi perhatian khusus disela kunjungan ke gorontalo,  padahal sebagai salah satu pimpinan yang memiliki kesibukan masih berkesempatan menjalin silaturrahim dengan tokoh partai.

Lihat Juga  UNG Pacu Persiapan Akreditasi Institusi

“Silaturrahim ini luar biasa, kami merasa bangga ada seorang tokoh  nasional dengan kerendahan hati,   dapat menjembatani silaturrahim,” kata Kris Wartabone Ketua PDI Perjuangan, saat diwawancarai usai mengikuti acara, pada Selasa (26/04/2024).

Ditanya pesan kepemimpinan Islam seperti yang diutarakan penceramah Ustadz Azis Ali,  yang menyampaikan bahwa pemimpin itu harus amanah dan tak melukai hati rakyat, dalam konteks pemimpin Gorontalo. Menurut Kris dirinya minta RG memajukan Gorontalo, ke depan.

“Itu bagus, dan saya sudah sejak awal Kaka Teni (panggilan masa kecil RG) sudah tahu saya, saya kemana Kaka Teni melangkah disitu saya,” terang Kris.

Lanjutnya, “Kan bagus kalau tokoh level nasional yang mau membangun daerah, akan banyak kemudahan bagi kita. Olehnya wajib Kaka Teni Maju Gubernur, tinggal menunggu partai lain mengikuti PDI Perjuangan,” tantang Kris sambil melempar senyum ke RG,  nampak senyum terpancar  seolah akan menjawan “Iya”,  raut wajah  Rachmat Gobel   merupakan anak mendiang almarhum  Thayeb Muhamad Gobel.(RM)

Lihat Juga  Meski Gagal Pertahankan Gelar Juara, Waketum PBSI Apresiasi Semangat Atlet

Penulis : Ridwan Mooduto

Komentar

News Feed