oleh

DPW Nasdem Gorontalo  Bakal Memanggil Ketua  Fraksi Yuriko Kamaru

Gorontalo, (PN) – Sikap lembek yang ditunjukan Ketua Fraksi Nasdem di DPRD Provinsi Gorontalo,  menanggapi wacana interpelasi Gubernur Gorontalo, menuai kritikan pengurus,  bahkan  siap melayangkan surat untuk meminta klarifikasi oleh pengurus DPW Nasdem Gorontalo.

Hal ini disampaikan oleh salah satu pengurus partai Nasdem, menurutnya, langkah gegabah fraksi di parlemen, menimbulkan pro kontra, apalagi sikap fraksi terkait usulan salah seorang anggota legislative, yang akan mengajukan hak interpelasi kepada Gubernur Gorontalo Rusli Habibie.

“Itu sikap saudara Yuriko Kamaru, kita menganggap pendapat pribadi, bukan merupakan sikap partai di DPRD,”tegas  Ridwan Monoarfa Wakil Ketua bidang organisasi DPW Nasdem Gorontalo, saat diwawancarai,  menanggapi pernyataan  aleg nya di DPRD Provinsi Gorontalo, pada Rabu (20/01/2021).

Ridwan tak menyangka, anggota DPRD partai Nesdem dalam menampilkan sikap politik partai di mata masyarakat, tak melakukan koordinasi dengan struktur, padahal, yang menjadi dasar  usulan interpelasi  adalah persoalan  yang menjadi agenda Nasdem dalam pemberantasan korupsi,  hal inilah menjadi penyebab utama kemiskinan di gorontalo.

“Jangan melihat Adhan Dambea, yang mengusulkan, namun substansinya apa, dan  koordinasi dengan partai itu lebih elok, sebelum menyatakan sikap, apalagi persoalan serius seperti GORR ini,” sambung Ridwan.

Untuk itu, sebagai kader yang ditugaskan diperlemen, harus menjelaskan apa masudnya, dan member kesan ke publik, tak sejalan dengan gagasan Adhan Dambea untuk mengajukan interpelasi.

“Dalam waktu dekat, saya sudah mengusulkan ke pengurus harian untuk memanggil yang bersangkutan, agar ia menjelaskan, maksud memberikan pernyataan tersebut,” tegasnya.

Aktifis buruh yang sepak terjangnya diakui kritis dan tajam, selama  di Jakarta ini,  belum mau membeberkan kapan tepatnya akan memanggil aleg yang bersangkutan. “Tunggu aja, dalam waktu dekat kami pengurus akan mengundang Ketua Fraksi Deprov, sens politik kader itu harus kuat,” pungkas Ridwan. (PN)

Komentar

News Feed